Sidang Terbuka Senat Akademik STIKES BINA BANGSA MAJENE Wisuda Angkatan XXVI Tahun Akademik 2023 2024
Jakarta, 3 Oktober 2024 - STIKES BINA BANGSA MAJENE menggelar Sidang Terbuka Senat Akademik dalam rangka Wisuda Angkatan XXVI Tahun Akademik 2023/2024 pada hari Kamis, 03 Oktober 2024. Acara ini berlangsung di Ang Boen Ing Auditorium, Rumah Sakit Mitra Lebak Bulus, dan dihadiri oleh para wisudawan, dosen, serta tamu undangan. Pada kesempatan ini, sebanyak 19 mahasiswa dari program studi D3 Keperawatan resmi diwisuda dan memperoleh gelar Ahli Madya Keperawatan (Amd.Kep).
Acara wisuda tersebut semakin istimewa dengan kehadiran Kepala LLDIKTI III, Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc., yang memberikan Orasi Ilmiah bertemakan "Menciptakan Tenaga Kesehatan Berintegritas dan Kompeten di Era Digitalisasi Kesehatan". Dalam orasinya, Prof. Dr. Toni Toharudin menyampaikan beberapa poin penting terkait perkembangan dan tantangan di dunia kesehatan, khususnya dalam konteks digitalisasi.
Prof. Dr. Toni Toharudin membuka orasinya dengan menyebutkan bahwa terdapat 261 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di wilayah LLDIKTI III Jakarta. Beliau menekankan bahwa klasterisasi perguruan tinggi berada pada jalur yang sesuai dan berharap banyak dari institusi tersebut dapat berkembang menjadi institut atau universitas. Lebih lanjut, Prof. Dr. Toni Toharudin menekankan pentingnya digitalisasi dalam pelayanan kesehatan saat ini. Beliau menyatakan bahwa kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) digunakan untuk mendukung diagnostik dan intervensi keperawatan melalui media digital. Dalam menghadapi era ini, tenaga kesehatan harus memiliki dua kompetensi utama: teknis dan karakter.
Kompetensi teknis yang harus dimiliki oleh tenaga kesehatan meliputi kompetensi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) Kesehatan, yang mencakup pemahaman dan penggunaan sistem kesehatan dengan baik, kemampuan mengoperasikan alat-alat kesehatan yang canggih, serta kemampuan beradaptasi dengan teknologi yang terus berkembang. Kompetensi karakter yang harus dimiliki mencakup integritas sebagai nilai utama, di mana kompetensi IPTEK tidak akan maksimal tanpa didukung oleh karakter yang kuat. Kejujuran dan kemampuan untuk menerjemahkan nilai-nilai dalam pelayanan kesehatan, kepedulian dan empati yang tetap menjadi bagian yang tak tergantikan dalam menjalankan tugas kesehatan, serta tanggung jawab terhadap semua tindakan medis maupun asuhan keperawatan.
Prof. Dr. Toni Toharudin juga menyoroti ancaman terhadap keamanan akibat penyalahgunaan teknologi, khususnya terkait data pasien. Oleh karena itu, beliau menekankan pentingnya pembelajaran seumur hidup (long life learning) dan peran tenaga kesehatan tidak hanya sebagai tenaga medis, tetapi juga sebagai agen pembawa perubahan. Acara wisuda ini dipandu oleh Master of Ceremony, Ni Putu Harys Setyawati, yang merupakan SDM Unit Training Manager di Yayasan Hikmat Makassar. Dengan berakhirnya acara wisuda ini, diharapkan para lulusan STIKES BINA BANGSA MAJENE dapat mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang telah mereka peroleh selama masa studi, serta terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.
