Benchmarking Program Studi Diploma III Keperawatan STIKES BINA BANGSA MAJENE Tema "Integrating Emergency Response Skills"
Jumat, 11 April 2025 — Program Studi Diploma III Keperawatan STIKES BINA BANGSA MAJENE sukses melaksanakan kegiatan benchmarking bertema “Integrating Emergency Response Skills” di Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (PK3D), Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan dosen dengan tujuan memperluas wawasan serta mendapatkan pengalaman langsung terkait sistem penanggulangan kegawatdaruratan di tingkat provinsi. Benchmark ini bertujuan untuk mengadopsi praktik terbaik dalam manajemen kegawatdaruratan, termasuk penggunaan teknologi, koordinasi tim medis, dan penerapan evidence-based practice dalam pelayanan darurat.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB di lantai 8, Ruang Auditorium PK3D, dibuka oleh MC dan dilanjutkan sambutan dari Kepala Unit PK3D, Bapak dr. Winarto, Mars, serta Ketua STIKES BINA BANGSA MAJENE, Ibu Erna Juliana Simatupang, SST, MKM. Setelah itu, peserta mendapatkan paparan company profile dari Ibu Febby Rachmawati, A.Md.Kep, yang menjelaskan sejarah dan peran strategis PK3D dalam sistem layanan darurat di wilayah DKI Jakarta. Kegiatan semakin menarik dengan adanya simulasi penanganan kegawatdaruratan oleh Tim Yanma, serta sesi diskusi interaktif yang memberi kesempatan bagi peserta untuk menggali lebih dalam tentang prosedur dan koordinasi penanganan kegawatdaruratan.
Pemaparan mengenai alur pelayanan SPGDT (Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu) yang disampaikan oleh Ibu Uji Thoyyibah, A.Md.Kep, menjadi bagian penting dari benchmarking kali ini. Materi tersebut memberikan gambaran menyeluruh terkait proses rujukan hingga tindakan tanggap darurat yang cepat dan terstruktur. Kegiatan diakhiri dengan kunjungan ke ruang SPGDT di lantai 4 dan unit ambulans di lobi parkir gedung, di mana peserta dapat melihat langsung fasilitas dan unit ambulans canggih seperti URC, Advance VVIP, NETS, dan None yang digunakan dalam sistem penanggulangan darurat.
Dengan pelaksanaan benchmarking ini, STIKES BINA BANGSA MAJENE semakin memperkuat komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan di dunia keperawatan, khususnya dalam pelayanan gawat darurat. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari kegiatan ini diharapkan dapat diintegrasikan dalam kurikulum serta praktik klinik mahasiswa, sehingga lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan layanan keperawatan yang cepat, tepat, dan profesional baik di tingkat nasional maupun internasional.
